Menu Close

Sosialisasi dan Minum Tablet Penambah Darah Bersama Bagi Remaja Putri

            Pada hari Kamis, 5 Maret 2020, UPTD Puskesmas Jatisrono 1 mengadakan penyuluhan di SMK Pancasila 6 Jatisrono. Peserta dari penyuluhan ini adalah seluruh siswi di SMK Pancasila 6 Jatisrono.

            Penyuluhuan dimulai pada sekitar pukul 09.00 WIB. Disini disampaikan tentang penyakit anemia. Mulai dari gejala awal hingga cara mencegahnya. Ada juga resiko wanita yang hamil dengan menderita anemia. Wanita yang hamil dalam keadaan anemia akan melahirkan bayi yang Stunting dan bayi lahir dengan BBLR (Berat Badan Bayi Lahir Rendah).

            Anemia adalah gejala dimana tubuh kekurangan sel darah merah. Perempuan lebih rentan terkena anemia karena setiap bulannya mengalami menstruasi. Adapun cara untuk mencegah anemia adalah dengan mengonsumsi makanan yang seimbang, seperti makan sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan banyak mengonsumsi air putih.

            Selain itu, wanita remaja dianjurkan untuk meminum tablet tambah darah minimal satu kali dalam satu minggu. Namun, untuk wanita yang sedang menstruasi, tablet tersebut dikonsumsi satu hari sekali. Cara mengonsumsi tablet tambah darah adalah dengan dikonsumsi dengan air putih, tidak dianjurkan dikonsumsi bersama teh, kopi, dan susu. Hal ini dapat menghilangkan khasiat dari tablet tersebut. Adapun efek samping dari penggunaan tablet ini adalah mual dan muntah.

            Dari pihak puskesmas, para siswi diberi tablet tambah darah gratis dan snack. Kemudian pihak puskesmas mengajak untuk minum tablet tambah darah bersama.

            Di akhir acara, pihak puskesmas memberi doorprize kepada peserta penyuluhan yang aktif menjawab pertanyaan setelah mentor memberi penjelasan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.