Seminar dan Penyuluhan KRR bagi Siswa SMK Pancasila 6 Jatisrono

Pada Hari Selasa, 10 Juni 2014, telah dilaksanakan kegiatan Seminar dan Penyuluhan dengan tema Orientasi Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) bagi Siswa. Acara ini diselenggarakan oleh Badan Keluarga Berencana Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Perempuan (BKBKSPP) Kabupaten Wonogiri.

Diikuti oleh 60 siswa SMK Pancasila 6 Jatisrono yang terdiri dari perwakilan Pengurus OSIS, Anggota PMR, dan sejumlah siswa kelas X dan XI. Acara ini dibuka oleh Pembina OSIS SMK Pancasila 6 Jatisrono, Bapak Supar, S.Pd. Dilanjutkan dengan paparan materi oleh Bapak Tri Sutarno (Koordinator Pelaksana) dan Perwakilan dari Polres Wonogiri, Bapak Iptu Mulyanto.

Tiga bahasan pokok dalam seminar ini yaitu: NAPZA, Seks Bebas, dan HIV/AIDS. “Ketiga hal tersebut perlu diketahui sejak dini, Agar dampak negatifnya dapat ditekan dan dihindari,” tandas Bapak Tri Sutarno.

NArkoba Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) adalah obat-obatan terlarang yang disalahgunakan. Narkotika akan mengakibatkan kecanduan pada penggunanya. Apabila orang sudah kecanduan, bisa jadi orang tersebut akan melakukan apapun untuk mendapatkan narkotika, termasuk dengan melakukan kejahatan. Di Indonesia sebenarnya sudah diberikan Undang-undang dan hukuman terhadap penyalahgunaan Narkoba. Namun kesadaran masing-masing pribadi menjadi kunci utama dalam menekan praktik penyalahgunaan NAPZA.

Seks bebas marak terjadi di masyarakat saat ini. Termasuk pada lingkungan sekolah. Seks bebas memberikan dampak negatif bagi remaja, diantaranya kurang siapnya fisik dan psikis. Selain itu, seks bebas akan menyebabkan penyakit seksual baik yang menular maupun tidak.

Seperti yang telah kita ketahui, HIV/AIDS merupakan virus yang dapat menyebabkan menurunnya sistem kekebalan tubuh. Dapat ditularkan melalui: jarum suntik, donor darah, hubungan seksual, dan ibu yang menyusui anaknya.

 

This slideshow requires JavaScript.

 

 

 

 

Komentar-komentar Facebook
Tidak ada komentar